Senin, 14 November 2011

PERAN KOPERASI DALAM PEREKONOMIAN INDONESIA


Koperasi merupakan suatu badan yang mengelola kegiatan usaha. Koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orang per orang atau badan – berlandaskan asas kekeluargaan dan demokrasi ekonomi.
Peran koperasi dalam perekonomian Indonesia paling tidak dapat dilihat dari:
1.       Kedudukannya sebagai pemain utama dalam kegiatan ekonomi di berbagai sektor
2.       Penyedia lapangan kerja yang terbesar
3.       Pemain penting dalam pengembangan kegiatan ekonomi lokal dan pemberdayaan masyarakat
4.       Pencipta pasar baru dan sumber inovasi
5.       Sumbangannya dalam menjaga neraca pembayaran melalui kegiatan ekspor. Peran koperasi, usaha mikro, kecil dan menengah sangat strategis dalam perekonomian nasional, sehingga perlu menjadi fokus pembangunan ekonomi nasional pada masa mendatang.
Pemberdayaan koperasi secara tersktuktur dan berkelanjutan diharapkan :
1.       Mampu menyelaraskan struktur perekonomian nasional
2.       Mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional,
3.       Mengurangi tingkat pengangguran terbuka
4.       Menurunkan tingkat kemiskinan
5.       Mendinamisasi sektor riil
6.       Memperbaiki pemerataan pendapatan masyarakat
7.       Meningkatkan pencapaian sasaran di bidang pendidikan, kesehatan, dan indikator kesejahteraan masyarakat Indonesia lainnya.
Dengan demikian dapat dikatakan bahwa peran koperasi antara lain :
  1. Membangun dan mengembangkan potensi dan kemampuan ekonomi anggota pada khusunya dan masyarakat pada umumnya untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan sosialnya.
  2. Berperan serta aktif dalam upaya mempertinggi kualitas kehidupan manusia dan masyarakat.
  3. Memperkokoh perekonomian rakyat sebagai dasar kekuatan dan ketahanan perekonomian nasional.
  4. Berusaha untuk mewujudkan dan mengembangkan perekonomian nasional yang merupakan usaha bersama atas asas kekeluargaan dan demokrasi ekonomi.
Pada masa ini pembangunan koperasi kurang mendapat perhatian karena koperasi kurang memperlihatkan  kinerja dan citra yang lebih baik dari masa sebelumnya. Keadaan ini merupakan salah satu bukti bahwa komitmen pemerintah masih kurang dalam pembangunan koperasi. Pembangunan adalah suatu proses yang harus berkelanjutan dan tersistem. Koperasi sebagai badan usaha, organisasi dan  kegiatan usahanya harus dilakukan berdasarkan prinsip-prinsip koperasi. Karena prinsip koperasi merupakan garis-garis  penuntun yang digunakan oleh koperasi untuk melaksanakan nilai-nilai dalam praktek seperti keanggotaan sukarela dan terbuka, pengendalian oleh anggota secara demokratis, partisipasi ekonomi anggota, pendidikan,pelatihan dan informasi, kerjasama diantara koperasi dan kepedulian terhadap komunitas.
Jika Koperasi  mampu mengimplementasikan jati dirinya, koperasi akan mandiri, mampu bersaing dengan kekuatan eonomi lainnya ,mampu memproduksi produk yang sesuai dengan kebutuhan pasar di dalam dan luar negeri.  Dilihat dari dasar hukum yang tertuang dalam Undang-Undang 1945, Koperasi memperoleh hak untuk hidup dan perkembangan di Indonesia. Koperasi yang sudah dibangun selama ini juga jumlahnya sudah cukup besar.  Jumlah ini merupakan aset yang harus dipelihara dan diberdayakan agar dapat berkembang membantu pemerintah untuk memerangi kemiskinan dan menyediakan lapangan kerja. Jika sekarang masih banyak koperasi yang tumbuh belum  mampu mencapai tujuan bersama anggotanya,mereka harus diberdayakan melalui pendidikan. Pendidikan adalah usaha sadar untuk meningkatkan kemampuan memahami  jati diri dan menerapkannya. Disinilah peranan pihak ketiga termasuk pemerintah untuk dapat membangun  mereka mencapai tujuannya baik  sebagai mediator, fasilitator maupun sebagai kordinator.
Pembangunan koperasi perlu diteruskan, karena pembangunan adalah proses, memerlukan waktu dan ketekunan serta konsistensi dalam pelaksanaan,berkesinambungan untuk mengatasi semua masalah yang muncul seperti masalah kemiskinan , jumlah pengangguran. yang  semakin banyak.
Perkembangan koperasi secara nasional di masa datang diperkirakan menunjukkan peningkatan yang signifikan namun masih lemah secara kualitas. Untuk itu diperlukan komiten yang kuat untuk membangun koperasi yang mampu menolong dirinya sendiri sesuai dengan jatidiri koperasi. Hanya koperasi yang berkembang melalui praktek melaksanakan nilai koperasi yang akan mampu bertahan dan mampu memberikan manfaat bagi anggotanya. Prospek koperasi pada masa datang dapat dilihat dari banyaknya  jumlah koperasi, jumlah anggota  dan jumlah manajer, jumlah modal,volume usaha dan besarnya SHU yang telah dihimpun koperasi, sangat prosfektif untuk dikembangkan. Untuk memberdayakan koperasi baik yang sudah berjalan dan tidak aktif perlu dibangun  sistem pendidikan yang  terorganisir dan harus dilaksanakan secara konsesten untuk mengembangkan organisasi, usaha dan mampu bersaing dengan pelaku usaha lainnya. Inilah salah satu nilai koperasi yang tidak ada pada organisasi lain yang perlu terus dilaksanakan dan dikembangkan.

Jumat, 30 September 2011

KOPERASI

 DEFINISI KOPERASI
  Secara harfiah koperasi yang berasal dari bahasa Inggris Coperation terdiri dari dua suku kata yaitu Co artinya bersama, Operation artinya bekerja. Jadi koperasi berarti bekerja sama, sehingga setiap bentuk kerja sama dapat disebut koperasi.
Pengertian pengertian pokok tentang Koperasi :
  1. Merupakan perkumpulan orang orang termasuk badan hukum yang mempunyai kepentingan dan tujuan yang sama.
  2. Menggabungkan diri secara sukarela menjadi anggota dan mempunyai hak dan kewajiban yang sama sebagai pencerminan demokrasi dalam ekonomi.
  3. Kerugian dan keuntungan ditanggung dan dinikmati bersama secara adil.
  4. Pengawasan dilakukan oleh anggota.
  5. Mempunyai sifat saling tolong menolong.
  6. Membayar sejumlah uang sebagai simpanan pokok dan simpanan wajib sebagai syarat menjadi anggota.
Definisi Koperasi menurut UU No. 25 Tahun 1992 (Perkoperasian Indonesia) yaitu Badan usaha yang beranggotakan orang seorang atau badan hukum koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang beradasarkan atas dasar asas kekeluargaan.

-          ASAL MULA KOPERASI
 Koperasi yang lahir pertama di Inggris (1844) berusaha mengatasi masalah keperluan konsumsi para anggotanya dengan cara kebersamaan yang dilandasi atas dasar prinsip-prinsip keadilan yang selanjutnya menelorkan prinsip-prinsip keadilan yang dikenal dengan “Rochdale Principles”. Dalam waktu yang hampir bersamaan di Prancis lahir koperasi yang bergerak di bidang produksi dan di Jerman lahir koperasi yang bergerak di bidang simpan-pinjam.
Dalam perjalanan sejarah sampai dengan sekarang, pengertian koperasi telah berkembang yang dapat disoroti dari berbagai aspek :
  1. koperasi sebagai organisasi ekonomi sebagaimana juga pelakupelaku ekonomi yang lain harus memperhitungkan produktivitas, efisiensi serta efektifitas;
  2. koperasi sebagai suatu gerakan yang mempersatukan kepentingan yang sama guna diperjuangkannya secara bersama-sama secara serempak dan lebih baik, sehingga dimungkinkannya ditempatkan semacam perwakilan;
  3. segi sosial dan moral yang dianggap mewarnai kehidupan koperasi yang di dalam kegiatannya harus mempertimbangkan norma-norma sosial ataupun moral yang berlaku di mana koperasi melakukan kegiatannya;
  4. sementara pihak ingin mengembangkan koperasi sebagai suatu sistim ekonomi, di mana pandangan ini dilandasi oleh semangat cooperativism;
  5. di dalam suatu kajian ilmiah, koperasi telah dikembangkan pula sebagai suatu ilmu yang dilandasi atas filsafat dan tujuan ilmu pengetahuan.
LANDASAN DAN AZAS KOPERASI 
1.      Berlandaskan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945
2.      Berazas kekeluargaan

-     JENIS-JENIS KOPERASI
1.      Koperasi Primer adalah Koperasi yang didirikan oleh dan beranggotakan orang-seorang.
2.      Koperasi Sekunder adalah Koperasi yang didirikan oleh dan beranggotakan Koperasi.

-     FUNGSI DAN PERAN KOPERASI
a.         membangun dan mengembangkan potensi dan kemampuan ekonomi anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan sosialnya;
b.         berperan serta secara aktif dalam upaya mempertinggi kualitas kehidupan manusia dan masyarakat;
c.         memperkokoh perekonomian rakyat sebagai dasar kekuatan dan  ketahanan perekonomian nasional dengan Koperasi sebagai sokogurunya;
d.         berusaha untuk mewujudkan dan mengembangkan perekonomian nasional yang merupakan usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan dan demokrasi ekonomi
-      PRINSIP KOPERASI
a.      keanggotaan bersifat sukarela  dan terbuka;
b.      pengelolaan dilakukan secara demokratis;
c.       pembagian sisa hasil usaha dilakukan secara adil sebanding dengan besarnya jasa usaha masing-masing anggota;
d.      pemberian balas jasa yang terbatas terhadap modal;
e.       kemandirian.

-     SYARAT PENDIRIAN KOPERASI
·         Koperasi Primer dibentuk oleh sekurang-kurangnya 20 (duapuluh) orang;
·         Koperasi Sekunder dibentuk oleh sekurang-kurangnya 3 (tiga) Koperasi;
·         Dibuat dengan akta pendirian yang memuat anggaran dasar;
·         Berkedudukan di wilayah Indonesia;

-     HAK ANGGOTA
a.      menghadiri, menyatakan pendapat, dan memberikan suara dalam Rapat Anggota;
b.      memilih dan/atau dipilih menjadi anggota Pengurus atau Pengawas;
c.       meminta diadakan Rapat Anggota menurut ketentuan dalam Anggaran Dasar;
d.      mengemukakan pendapat atau saran kepada Pengurus diluar Rapat Anggota baik diminta maupun tidak diminta;
e.      memanfaatkan Koperasi dan mendapat pelayanan yang sama antara sesama anggota;
f.        mendapatkan keterangan mengenai perkembangan Koperasi menurut ketentuan dalam Anggaran Dasar.

-      KEWAJIBAN ANGGOTA
a.      mematuhi Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga serta keputusan yang telah disepakati dalam Rapat Anggota;
b.      berpartisipasi dalam kegiatan usaha yang diselenggarakan oleh Koperasi;
c.       mengembangkan dan memelihara kebersamaan berdasar atas asas kekeluargaan


Kamis, 28 April 2011

English Teacher Profiles

About 3 days ago I visited my high school. There, I met with my English teacher to conduct interviews in order to do this softskill task. He is Mr Nurhayat. Below is a brief profile about him.


PROFIL
Name                                    : Mr. Nurhayat S.pd
Place and date of birth           : Ciamis , 14 December 1967
Adress                                  : Tangerang
Profession                             : Teaching English Lessons in 11 Senior High School Jakarta

EDUCATION
1973 – 1979                         : SDN 1 Taman Jaya
1979 – 1981                         : SMPN 1 Ciamis
1981 – 1984                         : SMAN Ciamis Jawa Barat
1986 – 1990                         : FPBS at UHAMKA / UMJ

Here is my little conversation with him .

·         Me                         : Previously I appreciate you doing this interview. Jump to question Sir, how long have you become an English teacher?
·         Mr. Nurhayat          : I teach since 1990, so it was about 21 years I taught English lessons. But I officially became a civil servant in 1998 .
·         Me                         : What is the reason you choose English departement when you  go to university?
·         Mr. Nurhayat          : Because English is my favorite subject when I was in school, and when I entered university I intend to depth again. I majored in English education because my dream since childhood is to become a teacher. Another reason I took this department  because very important in the current era of globalization and English language is also the key for get info and as a universal communication tool .
·         Me                         : Before teaching at SMAN 11, where you been teaching Sir ?
·         Mr. Nurhayat         : I had been a teacher at SMK  in West Jakarta, Teaching at Junior High School in the area of ​​Bekasi, and in 1999 I began teaching at SMAN 11.
·         Me                         : how do you suggest for teaching? especially teaching in SMAN 11?
·         Mr. Nurhayat        : many fun things that I feel. the students here is good and diligent. teachers who also teaching here are  friendly. but because of my home far away by SMAN 11, at 5 am I had to leave home to go to school on a motorbike. and when it rained, I had to take the bus from home to be able to come on time.
·         Me                         : As long as you teach english, what the barriers that often you come across Sir ?
·         Mr. Nurhayat       : barriers that I experienced when teaching in the classroom is when students learn not serious, and sometimes there is underestimate me. I'm not the type of stern teacher, maybe that's what causes them sometimes less polite to me.
·         Me                         : there are also constraints faced by students?
·         Mr. Nurhayat        : Many of the constraints faced by learners as learning English is an interest among learners who are still less . This could be due to not finding a nice impression so saturated and bored.
·         Me                         : So , how to overcome these obstacles ?
·         Mr. Nurhayat        : I think English education program not only provides debriefing to teach English but also learn how to convey the material in different ways and fun so that they can build a motivation to learn English with feeling comfortable and stay focused on the overriding goal of give education.
·         Me                         : Okay thank you for your willingness to do this interview Sir. Forgive me if I make a mistake.
·         Mr . Nurhayat         : You’re welcome. I hope what I say can be useful for you.